Selasa, 08 Oktober 2013

Review : SKINS SEASON 7

 SKINS SEASON 7
 SKINS SEASON 7
Belum lama ini saya menyempatkan diri untuk menonton season terakhir dari serial tv asal UK yang sudah berapa tahun ini menemani saya. serial tv yang tayang di channel E4 ini memang begitu luar biasa menurut saya, kenapa? untuk ukuran serial tv, skins memberikan sebuah hal yang begitu menakjubkan, walau serial ini begitu slapstic dan juga sedikit nakal, namun memang itulah yang ingin di angkat, tentang kehidupan para remaja bristol yang 'agak' liar.
saya mengikuti serial ini dari awal, dan saya begitu menyukai seluruhnya yang ada di generation 2. eitss ini buka idol group atau apalah itu ya, untuk kamu yang belum tau, jadi skins ini memiliki 3 generasi di mana tiap generasi memiliki kesempatan bermain di 2 season, jadi selama 6 season skins yang sebelumnya sudah tayang, mereka memiliki 3 generasi. dan khusus di final season atau season 7 hanya generasi 1 dan 2 saja yang bermain, karna 2 generasi ini memiliki ending yang sedikit menggantung, lain dengan season 3 yang mempunyai ending yang begitu jelas dan dapat di mengerti tanpa perlu mengerutkan dahi kamu. setelah puas menyaksikan 6 season sebelumnya, akhirnya skin memiliki final season yang memang lebih mengutamakan inti cerita dimana mereka harus bertanggung jawab tentang dirinya yang dulu.
di season 7 ini, ada 3 bagian yaitu fire, pure, dan rise.

Fire, di bagian ini tokoh utama nya adalah effy, ia sudah memasuki dunia kerja dan mulai meninggalkan dunia gemerlap, hingga drug. effy bisa di lihat sekali begitu lebih dewasa dan sudah berubah. ia tingga bersama Naomi, dimana naomi terobsesi menjadi seorang komedian. cerita season 7 sama seperti skins pada umumnya, seperti harus ada yang mati, dan di season ini, dan tepatnya di part awal kita akan tahu naomi mati karena kangker yang di deritanya. selama 2 episode, kita juga akan melihat kenakalan effy yang tanpa sadar membuatnya celaka. effy memang berubah, namun ada hal lain yang membuatnya tertarik akan kembali ke dunianya yang dulu, hingga akhirnya ia terjebak dalam sebuah pemainan.

 SKINS SEASON 7
 SKINS SEASON 7
Pure, ini adalah waktunya cassie yang bermain. jika sebelumnya kamu bila cassie begitu freak, jerk, and beauty fail kamu harus tarik ucapan mu sekarang juga, karna di part ini kamu akan melihat cassie yang cantik menggelitik hingga membuat berdiri..bulu tangan mu! ceritanya kan cassie itu pergi meninggalkan bristol, dan di part ini di ceritain kisah cassie di tempatnya yang baru dengan harus bertahan hidup dan bekerja bersama orang- orang yanani di restoran. konflik muncul ketika ada foto cassie di salah satu situs macam instagram gitu deh, dan cassie gak tau siapa yang foto sampai akhirnya terungkap dan menjadi pacaranya. cassie sempat kembali lagi pulang kerumahnya melihat keadaan adiknya dan ayahnya, sampai cassie kembali lagi dan harus bekerja dan menerima kenyataan atas segalanya. cassie putus dengan pacaranya karna cassie menjadi model di majalah, hingga ayah dan adiknya mengunjungi cassie dan pamit karna ingin ke italy, inilah keputusan yang berat bagi cassie, hingga akhirnya ia menyuruh adiknya untuk tinggal bersamanya dan membiarkan ayahnya pergi ke italy sendiri. cassie memang mempunyai peran yang begitu kuat dan lain dari yang lain, itu kenapa cassie menjadi yang paling saya favorit kan. hehehe

 SKINS SEASON 7
 SKINS SEASON 7
Rise, kali ini bagian cook. kisah cook memang sedikit lebih menakutkan, bukan tentang hantu atau kerasukan seperti film insidious ya, melainkan sedikit lebih crime. cook menjadi seorang pengedar kokain saat ini, dan di ketuai seorang yang begitu baik, dan jelas menakutkan. apa lagi ketika ketuanya ini mempunyai pacara yang emndekati cook, disinilah cook mulau merasa semakin panik. namun kenyataannya teman cook yang juga pengedar lah yang selingkuh dengan pacar sang ketua nya, hingga akhirnya ketahuan dan cook melihat temannya yang mati saat itu juga. hingga akhirnya cook ingin pergi, namun pacar sang ketua yang telah tertangkap menelfon dan minta bantuan, dari sinilah masalah terus berlanjut. hingga akhirnya sang ketua mati dan cook juga pergi setelah kehilangan gadis yang ia  cinta, lalu wanita yang berperan sebagai pacara sang ketua juga pergi melarikan diri seorang diri.


kesimpulannya, di season 3 ini cerita yang di angkat sedikit lebih serius dan dark, jangan harap kamu bisa melihat ke ceriaan para remaja, dan labilnya hidup mereka di season ini, karna mereka telah dewasa dengan masalah kehidupan yang lebih besar, yang terpenting bahwa kini mereka menyelesaikan masalah mereka sendiri, tidak lagi bersama- sama. season 7 terdiri 6 episode, dimana ada 3 part, dan di mainkan 3 tokoh utama yang memainkan masing- masing 2 episode.


sedikit mengecewakan memang untuk mengakhiri kisah panjang skins hanya dengan cerita yang begitu minim seperti ini, sedangkan bagaimana dengan sid di generasi 1? atau kakanya effy yang sudah tak ada kabar lagi? lalu kemana panda yang selama ini kita tahu menjadi teman dekat effy? banyak lagi sebenarnya yang membuat kita bertanya-tanya. namun ketika series ini hanya membuat kisah rumit dengan pemain sedikt dan tak menjawab akhir dari semua pemain yang ada, kisah terbaru adalah akan ada skins the movie. sedikit berharap akan ini, namun entah hanya rumor atau benar, kita lihat saja nanti. karena mungkin ini yang akan menjawab segalanya akan cerita skins.
untuk skins season 7, saya rasa nilainya sesuai dengan season nya kali ini.. 7!

Selasa, 01 Oktober 2013

Review : Insidious Chapter 2

Review : Insidious Chapter 2
Review : Insidious Chapter 2

kembali insidious hadir dengan sekuel ke 2 nya yang begitu menegangkan, dan apakah kali ini james wan masih konsisten untuk menghadirkan keseraman di film nya kali ini? . tentu saja, harus saya akui bahwa lagi - lagi film james wan tidak bisa membuat saya takut atau teriak histeris maupun tutup mata atau mungkin memalingkan wajah dari layar bioskop, menurut saya insidious 2 ini masih saja sama..tidak menyeramkan! dari awal film kita di ajak kemasa lalu ketika Josh masih kecil dan ternyata memiliki sebuah 'karunia' untuk bisa berada di bawah alam sadar nya. saat awal kita sudah di suguhkan aura menegangkan dari sound yang begitu creepy!terutama saat josh ingin menunjukan sesuatu, dan tiba-tiba pintu nya bisa terbuka sendiri.
dan sama seperti sekuel pertamnya, ada 2 pemburu hantu sebagai penetralisir ketakutan kamu, karna selalu bisa membuat mu sedikit bernafas di tiap kehadirannya yang lucu. walau terkadang kehadiran mereka suka mengganggu alur film yang sudah mulai menegangkan.
Review : Insidious Chapter 2
Review : Insidious Chapter 2
entah kenapa, saat di film The Conjuring, saya masih bisa merasakan kekagetan walau hanya 1-2 kali saja. namun ketika di film insidious 2 ini, tidak sama sekali. bisa di bilang untuk sound effect yang di berikan, insidious jauh lebih bagus di banding the conjuring. ada juga hal menarik dari film ini.. saat Renai (istri josh) mulai di teror oleh sang hantu rumahan itu dengan cara mengambil anak nya yang basih balita, mendadak beberapa barang terbang dan terlempar, hingga akhirnya setan rumahan itu muncul dan menggamparnya hingga terjatuh. yesss.. ini lah yang lucu . apa rasanya di gampar hantu? dan ini adalah bagian yang paling lucu. dan tentu tidak sampai di situ, selain kamu akan tau bahwa hantu yang suka pake baju pengantin hitam itu adalah seorang pria yang suka berdandan jadi wanita karna di suruh ibunya, adegan lucu berikutnya ketika josh yang berada di dunia lain, mendatangi rumahnya lalu ia dengan sifat pemberaninya berkelahi dengan hantu, ketika hampir di bunuh oleh sang hantu karna pastinya josh kalah, datanglah Elise paranormal di insidious pertama yang mati di akhir film. ia datang dan menolong josh yang hampir mati di bunuh setan.kita harus banyak terima kasih kepada Elise, entah hidup ataupun sudah mati, ia akan selalu ada untuk membantu, begitu pun di akhir film, seperti menandakan ia akan kembali di insidious yang ke 3, mari kita lihat saja nanti.
Review : Insidious Chapter 2
Review : Insidious Chapter 2
untuk menonton film ini dan juga bisa mengerti jalan ceritnya, saya mengharuskan kamu untuk menonton sekuel pertamanya dahulu.. karena film ini begitu terkait dari sekuel film sebelumnya.
pengambilan kamera juga cukup baik dan memanjakan mata, dan kali ini james wan sepertinya tidak banyak membuat para setan ini untuk sering muncul.
insidious tetap memiliki tempat di tiap orang yang nontonnya, terbukti banyak bioskop yang khusus menyediakan 2 atau 3 studio atau mungkin lebih hanya untuk insidious 2 ini. untuk kamu yang kurang menyukai film horor, ini mungkin akan tetap membuat mu jantungan atau ketakutan dan ingin kecing di tempat, namun buat saya yang begitu menyukai film horor, jujur saja, film ini tidak seram sama sekali, tapi yahh aura menegangkan tetap terasa dari soundnyanya. 

7.5 sepertinya nilai yang pas untuk Insidious Chapter 2 kali ini.

Review : The Conjuring

Bila kamu menyukai film horor era 70an, The Conjuring adalah film yang pas buat kamu,karna vergreen Media Group, New Line Cinema dan The Safran Company berupaya menghadirkan kembali horor bernuansa tahun 70an seperti halnya film the Exorcist dan the Omen. Yess, The Counjuring hadir dengan di sutradarai oleh James Wan ,sutradara muda handal asal Malaysia yang telah banyak di kenal melalui film-filmnya seperti Saw, Insidious, dead silence, death sentence, dan film pertamanya Stygian.
The-Conjuring-480x264
Sedangkan skenario filmnya di buat oleh  Chad Hayes dan Carey Hayes yang di kenal melalui skenario untuk film whiteout, house of wax ,the reaping.
Kalau kamu pecinta film horor you don’t wana miss any detail, karna secara keseluruhan film ini memang di buat dengan sangat terperinci. Gak ada yang baru dari film ini,hanya saja pengambilan gambarnya hingga settingan dari film ini dan sound yang cukup menggelegar, ikut berpartisipasi membuat kita memposisikan kembali jantungn kita yang hampir copot,dan jangan lupa kalau ini adalah film yang di angkat dari kisah nyata,jadi kebayangkan seremnya kalau kalian ngalamin hal serupa seperti di film.
Ketika kamu nonton film ini,coba liat akting Lili Tylor sebagai Carolyn Perron yang sangat meyakinkan ketika kerasukan dan juga bisa membuat bulu kuduk berdiri tegap,apa lagi ketika Carolyn bersama anak-nya yang paling kecil sedang bermain “clap” (macam petak umpet kalo di indonesia),atau ketika Carolyn sedang terkunci di ruang bawah tanah, super creepy!!
Adegan Lorraine Warren dan Ed Warren yang di mainkan oleh Vera Farmiga dan Patrick Wilson saat berada di halaman depan rumah keluarga Perron juga gak akan bisa membuat kamu lupa,dimana Lorraine melihat ada yang sedang bergelantungan di pohon,padahal kita pikir itu bakal jadi adegan drama..ternyata gue salah. apalagi ketika Lorraine sedang angkat pakaian di jemuran dan mendadak pakaiannya terbang kearah jendela dan ada setan kacrut yang bisa bikin kaget.
Gak lupa dengan kelima gadis dari keluarga Perron,serif dan asistennya keluarga Warren yang gak bisa luput dari film ini. Bisa di bilang seluruh pemain pada film ini mempunyai kadar yang pas dan peran yang mampu mencuri perhatian.
Kalau kamu pecinta akut film horor,mungkin The Conjuring bisa masuk daftar nonton kamu minggu ini. Beda seperti film horor lokal,dimana setannya narsis banget dan tiap detik nongol, film ini hampir jarang membuat penampakan untuk setannya, tapi aura seremnya amat sangat bisa tetep kamu rasain, dan tensi nya yang terus naik sampai ending membuat kamu bakal sering nutup mata.

Selasa, 17 September 2013

Menjadi Seorang Penulis

jadi ceritanya, kali ini gue udah mulai kerja di kantor yang baru, klo sebelum nya gue kerja sebagai seorang graphic design yang kerjanya gambar, kali ini gue bekerja sebagai content provider, yahh sebenernya sama aja sih kaya penulis artikel , jadi kerjaan kali ini lebih banyak dengan menulis..yaaa emang nulis. tapi ini gak bisa di anggap remeh , klo lo mikir seorang penulis yang kerjaannya cuma nulis itu enak, lo salah banget!!! gue emang biasa meriview film, dan pastinya gue selalu meriview film yang udah gue tonton aja. jadi ada suatu kemudahan ketika gue nge-blog dan meriview apa yang sudah gue liat. tapi kali ini gue harus meriview yang memang gue belum pernah rasakan.. jadi kesusahan nya ya lo harus menulis sambil mengarang. lo pasti bilang ini mudah?! SEKALI LAGI LO SOK TAU!!! gak segampang itu men, klo lo dalam sehari membuat 5 artikel dengan mengarang tapi ada ketentuannya,itu kaya suatu kebebasan yang tetap mempunyai aturan..tsahhhhh.
 tapi emang awalnya gue juga berfikir ini adalah suatu pekerjaan yang mudah, karna kerjaan lo cuma duduk, ngarang, dan ngetik. tapi setelah gue jalanin, ada titik dimana lo bakal bilang "NJING, KENAPA GINI LAGI? KENAPA GAK ADA YANG BARU? GUE HARUS NULIS APA LAGI??" banyak deh.. belum lagi klo mendadak lo ngantuk. ohhh men!!! contohnya kayak sekarang ini, gue ngantuk sampe ubun-ubun.
klo lo mau jadi seorang penulis, selain lo harus pinter kayak gue, lo harus inget juga bahwa lo harus kreatif. lo fikir aja, lo udah nulis panjang lebar, tapi ternyata sama aja kaya blog atau web tetangga.. ini kan sebuah penghinaan. martabat lo, muka, pantat, sampe kemaluan lo mau di taruh dimana?? rumah tetangga?? enggak kan!!. tapi menjadi seorang penulis juga suatu hal yang membanggakan, contohnya lo ketemu temen lama
Temen lo : woy broh apa kabar lo, kerja apa?
lo             : baik. gue?? penulis gitu bro. lo?
Temen lo : gue pengusaha.
lo             : ....
okey, sebelum lo pamer mengenai kerjaan lo, pastikan dulu jabatan temen lo harus lebih rendah. biar kesannya tuh lo keren nya mendarah daging gitu!.
udah gitu ya, lo juga banyak pengetahuan klo kerja jadi penulis..apa lagi lo semangkin lancar membaca dan juga semakin hafal dengan urutan abjad di keyboard. tapi lo tau gak klo sebagai penulis lo tuh keliatan kayak sosialita gitu..super awesome banget kan!!!
intinya lo udah terjebak dengan tulisan gue yang penuh makna ini...makna kebohongan!!! jangan percaya dengan tulisan ini, karna ini di buat saat gue sedang jenuh dan mengantuk. terima kasih karna sudah mau di bodohi :)

Selasa, 10 September 2013

Piala Maya 2013 akan selalu ada untuk kini dan nanti


piala maya 2013
Piala Maya akan ada lagi!!!! WOHOOOO!!! klo beberapa waktu lalu gue sempet ngebahas tentang  Piala Maya 2012 yang acaranya super banget dan di hadiri banyak orang-orang penting di dunia perfileman, gimana dengan Piala Maya 2013 ini ???

acaranya sih di rencanakan desember tahun ini akan di gelar, jadi masih belum bisa ngeriview gimana serunya acara tersebut, tapi dengan suksesnya Piala Maya tahun lalu, di harapkan dan harusnya yah tahun ini bakal lebih seru dan keren pastinya..

kalo kamu follow @Film_Indonesia atau @PialaMaya di twitter, kamu pasti tau klo sekarang mereka lagi menyaring beberapa aktor dan film untuk masuk kedalam nominasi. yang lain dari ajang apresiasi ini dari yang sudah ada adalah.. transparan! untuk masalah kejujuran biar masing-masing individu aja yah yang menilai, pokoknya pemenang tahun lalu sih gak ada tuh yang gak masuk akal. mungkin karna semua di pilih dan di seleksi oleh orang-orang yang mengerti dan gak sembarang yah. hihihihi :'p

yang lucu dan perlu kamu ketahui,ini semua berawal dari dunia maya maka dari itu di sebut Piala Maya, semua demi mengapresiasi para insan perfileman indonesia agar lebih semangat dan juga mampu membuat film berkualitas. berharap menjadi patokan? kenapa engga? klo dengan menjadi pemenang PialaMaya menandakan baik dan berkualitasnya film kita itu bukannya bagus?! dengan begitu banyak yang mengincar tahta tersebut kan, dan kita sebagai "penikmat" bisa mempunyai banya pilihan film lokal yang seluruhnya berkualitas, a.k.a gak ecek-ecek.

tapi memang orang-orang perfileman kita membutuhkan sebuah apresiasi sebagai bukti nyata atau hanya sekedar simbolis bahwa film yang ia buat di hargai. mungkin piala gak menjamin baik atau tidak nya sebuah film, tapi mungkin itu hanya berlaku untuk acara 'penghargaan' sebelah yang suka makan budget berlebihan tapi isinya jancuk semua yah. di sini, semua benar-benar di lihat kembali dan juga di pilih dengan teliti. itu kenapa kita patut berbangga, masih ada yang sadar untuk turut serta membantu menyemangati dunia perfileman indonesia dengan Piala Maya ini.

saya suka membuat film pendek, saya juga berkeinginan membuat film layar lebar , ingin juga berdiri di atas podium dengan membacakan beberapa ucapan yukur dan terimakasih karna film saya di apresiasi. hey itu simpel, bisa nodong panitia Piala Maya nanti buat wujudin cita-cita saya.. tapi kenyatannnya gak semudah itu, akan lebih bangga bahwa film saya terpilih atas kejujuran orang-orang yang sudah menonton film saya.
maka dari itu, semoga acara awarding seperti ini akan bertahan lama dan gak 'mati suri' lalu bangkit di tangan yang salah. semoga acara Piala Maya akan selalu ada kini dan nanti. amin

ketika anak SD mulai nge-JOKI !!!


ketika lo SD, pasti pernah belajar Pkn atau dulu jaman gue tuh di kenal dengan PPkn!! tapi kali ini gue bukan mau ngajarin lo gimana cara belajar Pkn yang baik sampe masuk ke ubun-ubun lo,atau mungkin ngajarin lo buat nelen patung pancasila yang ada di ruangan kelas lo biar jiwa tenggang rasa lo dengan mudah nya terpancar. kali ini gua akan bercerita tentang tingkah laku anak SD jaman sekarang yang belum lama ini gua temuin.

jadi ceritanya gue mau berangkat kerja gitu nih, dengan gaya yang cukup necis dan percaya diri tingkat dewa gue lewat jalan tikus gitu deh,nah ternyata pas banget banyak anak SD yang baru pulang sekolah. dengan santai gue lewat di depan mereka,and u know what?? jiwa joki udah di tanamkan sejak dini di jiwa mereka.. dengan ibu jari mengacung mereka berhasil bikin gue berenti.dan bodohnya kaki gue langsung nginjek rem sampai motor berenti tepat di samping tuh anak. gue sempet mikir ' ngapain tuh anak nyuruh gue berenti, kenal juga enggak!! ' , sampe akhirnya tuh anak bilang.. " bang..bareng dong..tapi gak bayar" .

WHATTTTTTTTTTT!!!! muka gue emang kayak tukang ojek yang lagi kejar setoran? atau mirip ibu peri yang suka nolongin lala di serial bidadari ?? akhirnya dengan keteguhan hati, dan muka agak terbelalak karna kaget, gue pergi ninggalin tuh bocah dengan emosi yang agak memuncak!
ini tuh kaya teguran dari tuhan, atau peringatan dari atasan, bahwa gue harus menjaga dan mendidik adik gue agar gak berentiin orang lain seenaknya, apa lagi klo gak kenal. karna gue gak mau ade gue masuk blog orang lain dan di omongin gitu deh.. kaya anak itu yang lagi gue omongin dan sekarang lagi lo baca!!

Senin, 15 Juli 2013

REVIEW : The Heat

Sejak keberhasilan The Hangover di tahun 2009 kemarin, genre komedi dewasa jadi semakin menjanjikan. Dan memang, genre ini mengajak banyak penonton untuk menertawakan muatan-muatan dewasa, mengeksplor banyak tema yang sebenarnya sederhana namun eksekusinya tidak jarang berhasil. Sebut saja Horrible Bosses, The Bridesmaid, hingga Ted yang benar-benar jadi hit. Sutradara Paul Feig, yang berhasil mempertontonkan kekonyolan para pendamping pernikahan di The Braidsmaid kini kembali, mengajak serta McCarthy yang juga bermain di film tersebut, kali ini mengajak American Sweetheart Sandra Bullock. Bullock sendiri tidak asing dengan genre komedi, dia pernah bermain dalam Miss Congeniality (2000) dansekuelnya di tahun 2005. Kolaborasi mereka bertiga inilah yang jadi salah satu kekuatan The Heat.

Sarah Ashburn (Bullock) adalah seorang agen FBI yang sukses. Intuisinya tajam, melebihi rekan-rekan pria di lapangan, atau bahkan anjing pelacak. Namun sayangnya, sifatnya yang suka merasa sok pintar dan meremehkan orang lain membuat orang lain tidak menyukainya. Dia hidup sendirian, dan bahkan kucing pun tak punya. Suatu hari, Ashburn ditugaskan untuk menyelidiki kasus narkoba yang cukup menyeramkan, dimana banyak penjahat dan pengedar yang buka mulut dibunuh secara mengerikan di Boston. Tak diketahui siapa dalang dibaliknya, dan Ashburn berusaha untuk mencari-cari petunjuk. Disanalah dia bertemu dengan detektif Shannon Mullins (McCarthy) yang urakan dan ugal-ugalan. Keduanya tidak cocok sejak pertama, namun posisi Mullins sebagai orang asli Boston yang tahu banyak memaksa Ashburn untuk terpaksa bekerja sama dengannya. Darisinilah, petualangan mereka untuk menyingkap kasus diwarnai bumbu-bumbu kekonyolan. Namun yang paling penting, berhasilkah mereka menguak misteri di balik kasus ini?

The Heat merupakan naskah film panjang perdana dari Katie Diopold, terinspirasi dari banyak film bergenre buddy cop  seperti Lethal Weapon (1987) dan Running Scared(1986) dan masih banyak lagi. Hal unik yang disorot, biasanya genre buddy cop ini menyorot para detektif pria, karena memang dunia lebih familiar diperuntukkan untuk mereka. Diopold mengambil elemen-elemen yang ada di genre ini, mencampurkannya dengan komedi dan mengambil tokoh utama wanita, yang bisa jadi sebuah pertaruhan besar. Iya, karena tidak banyak artis wanita Hollywood mampu memerankan porsi action yang meyakinkan, ditambah lagi masih harus mengucapkan banyak kalimat-kalimat yang mengocok perut penonton.

Proses pemilihan Bullock dan McCarthy akhirnya selesai di 19 Mei 2012. Alasan di balik pemilihan mereka sejak awal adalah karena pihak produser menginginkan figur wanita yang justru tidak terlihat sebagai wanita tangguh yang memegang senjata. Dan lagi, kemampuan Bullock dan terutama McCarthy dalam genre komedi menjadi pertimbangan lain. Dan dengan duduknya Feig di kursi sutradara, trio ini tentu menjadi sebuah kekuatan yang tidak bisa diremehkan begitu saja.

Tapi lalu kita bicara mengenai genre komedi. Tidak mudah membuat genre ini. Feig harus menerjemahkan skenario komedi Diopold ke dalam frame-frame bergerak yang mengalir lancar, dan ini benar-benar tricky. Bullock dan McCarthy juga harus bisa berimprovisasi, bukan hanya mengucapkan line-line mereka, tapi juga beradaptasi dengan situasi yang ada untuk menciptakan gestur-gestur yang bisa membuat penonton tertawa atau minimal tersenyum lebar. Apakah mereka berhasil?

The Heat punya banyak momen-momen lucunya. Sesimpel dan se-predictable apapun filmnya tidak masalah, karena memang genre ini dimaksudkan untuk membuat kita tertawa, alih-alih berpikir. Tapi momen-momen hebat itu hanya diciptakan oleh McCarthy. McCarthy benar-benar bersinar disini, dengan menggunakan tubuh dan juga mulut pedasnya, dia berhasil mempergunakan seluruh potensi komedi yang ada dan tawa yang dihasilkan tidak main-main. Sandra Bullock juga berusaha keras, dan walau menurut saya pribadi lebih banyak garingnya, duet mereka berdua menghasilkan harmonisasi, Bullock yang membangun set-up dan McCarthy-lah yang menciptakan punch-in dari set up yang dilemparkan oleh Bullock.

Jadi, kalau kalian sedang lelah dan mumet, juga bosan dengan film-film summer blockbuster yang sedang menginvasi bioskop-bioskop, The Heat bisa jadi merupakan sebuah alternatif segar : sebuah film komedi yang ringan dan menghibur. Kalau mau dibandingkan dengan film Feig sebelumnya, The Bridesmaid sebenarnya jauh lebih mengocok perut, tapi sayang sekali kalau melewatkan aksi McCarthy disini. Tonton deh, kalian pasti gak akan menyesal.

FYI:  hal paling lucu buat gue adalah ketika McCarthy mencari "biji" bos-nya dan ketika dia harus menancapkan kembali pisau ke paha-nya Bullock. LOL :)