Jumat, 14 Desember 2012

Review : DILEMA (2012)


DILEMA

Sinopsis

The Big Boss

Adrian (Reza Rahadian), seorang arsitek muda sukses yang mempunyai firmanya sendiri. Suatu hari ia dikejutkan oleh kedatangan seorang wanita paruh baya yang sangat berkuasa,memintanya untuk datang menemui 'Bapak'. Wanita yang bernama Hetty (Jajang C. Noor) tersebut hanya meninggalkan selembar kartu nama berinisial SW. Sedangkan di dalam sebuah istana mewah, seorang lelaki usia baya yang terlihat lemah tak berdaya terbaring di tempat tidur mewahnya yang bergaya Eropa. Sony Wibisono (Roy Marten) sedang menanti ajal. Ditemani mesin-mesin penyambung hidup, ia hanya harus mewujudkan satu rencana lagi sebelum pergi.

The Officer

Bayu Sustoyo (Ario Bayu), perwira muda patroli yg ditugaskan bersama Seniornya bersiap menjalani hari pertamanya. Kabar mengenai kerusuhan antar ormas pun membawa mereka ke sebuah mesjid yang sedang didemo massa. Pentolan ormas tersebut tertangkap. Bayu yang berusaha menyelamatkan anak kecil justru terpukul keras hingga pingsan.

Rendezvous

Di Bali, seorang gadis bernama Dian (Pevita Pearce) sedang berjemur sendirian di cottage mewah miliknya. Namun ia terganggu dengan kedatangan seorang wanita misterius bernama Rima (Wulan Guritno) dan lelaki muda yang sedang mengadakan pesta di cottage sebelah.

The Gambler

Di suatu tempat misterius, seorang bapak paruh baya, Sigit (Slamet Rahardjo) mengetuk pintu besi. Setelah mengucapkan kata sandi ia diijinkan masuk ke dalam rumah judi bawah tanah yang ramai. Seorang pegawai menyapanya dan bertanya kenapa Sigit masih juga datang ke sana.

Garis Keras

Said (Winky Wiryawan) dan Ibnu (Baim Wong) para pemimpin Ormas sedang dihadapkan pada dilema mempertahankan persahabatan atau meneruskan perjuangan melawan kemaksiatan yang tanpa mereka sadari sudah melewati batas kewajaran kemanusiaan dengan melibatkan korban jiwa.

sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Dilema_%28film%29

Review

film yang bisa di bilang memberikan warna baru untuk industri perfilm-an indonesia ini amata sangat wajib masuk setlist anda buat di tonton,karna bisa di bilang film ini memiliki paket lengkap untuk sebuah film.
film omnibus ini juga di buat agar penonton tidak bisa memilih judul yang di ingin kan,dengan kata lain saat kita menonton film ini,kita dibuat fokus untuk menikmati tiap cerita di dalamnya. agak telat emang klo gua baru bikin review yang sempet menang di salah satu festival di moscow ini,tapi jujur awalnya gua emang sempet ragu untuk nonton film ini,karna dari segi poster amat sangat gak menarik. ditambah ada cerita polisi-polisi gitu yang bikin gua tambah gak sreg!! TAPI GUA SALAH! setelah gua nonton film ini...bayangan tentang poster gak menarik dan cerita polisi yang gitu-gitu aja buyar.gua di bawa buat melihat tiap aksi para tokoh di tiap scene-nya dan tetap fokus ketiap alur yang di berikan. seperti yang kita tahu,hampir rata-rata film imnibus itu memiliki cerita yang berbeda dalam 1 buah film,dan di tayangkan perjudul,tapi enggak buat DILEMA,film ini menyatukan seluruh filmnya dan selalu bergati judul tiap beberapa menit,jadi gak ada tuh yang namanya kita nonton satu judul dan klo udah abis ganti judul lain terus klo judul berikutnya jelek kita lewatin aja dengan main handphone di bioskop. seperti yang gua bilang tadi klo DILEMA memang menginginkan setiap penontonnya fokus ke seluruh judul yang ada,tenang aja lo semua gak akan di bikin bingung kok dengan keseluruhan judulnya yang di gabung karna pintarnya pemotongan /pergantian tiap judul akan membuat kita penasaran dan pengen cepet-cepet kembali ke judul itu kembali. tapi jangan buru-buru brur,karna 1 bagian aja lo lewatin,lo akan bingung..kenapa? karna nyatanya seluruh judul yang ada di film ini saling terhubung satu sama lain .

judul favorite gua di film ini adalah Rendezvous yang di sutradarai mas yudi datau,mungkin karna gua remaja unyu kali ya.hahahahaha tapi cerita the gambler juga amat sangat keren,apalagi cerita Garis Keras. tapi untuk Garis Keras gua amat sangat merasa akting Baim Wong masih kurang pas.bukan bermaksud untuk kejam,tapi gua merasa masih ada di luar sana aktor yang mampu memerankan tokoh Ibnu dengan lebih baik.

klo segi alur cerita film ini..aduduh jangan di tanya deh ya,ajib!!! akting..yahhh keseluruhan sangat bagus lah,akting Baim Wong pun juga tertutup dengan yang lainnya,sepertinya pergantian tiap judul membuat kita lupa juga akan akting para pemain dan fokus lebih kepada alur cerita dan intrik di dalamnya.
klo dari 1-10,gua kan memberikan nilai 8,5 . karna film ini sepertinya lupa tentang sound yang mungkin dapat membuat penonton semakin yakin akan kisah di dalam tiap judul dalam film ini. tapi keseluruhan film ini bagus,dan sebagai penyegar kembali perfilman indonesia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar